0
Masyarakat dan Kebudayaan 
Masyarakat Belitung yang bermacam-macam etnis telah sekian lama berbaur dan bisa hidup berdampingan. Keanekaragaman adat istiadat yang ada membuat pulau Belitung begitu kaya akan seni budaya. Masyarakat Belitung pada umumnya terdiri dari berbagai suku seperti melayu, tionghoa, bugis dan berbagai suku lainnya. meskipun didominasi oleh suku melayu, namun demikian untuk perkembangan seni budaya dari masing-masing suku tetap terpelihara dengan baik.
      

Adat istiadat yang dilakukan biasanya dilakukan per periode mengikuti perhitungan waktu seperti :  
  • Nirok nanggok yang dilakukan pada musim kemarau 
  • Maras Taun yang diadakan pada musim panen  
  • Ceng beng yang diadakan satu tahun sekali oleh warga tionghoa.
Tidak hanya itu, budaya tradisional sebagai hiburan rakyatpun telah turun-temurun memberikan ciri khas di setiap desa/tempat seperti  : 
  • drama tradisional dul muluk dari desa Membalong  
  • permainan lesong panjang dan musik stambul dari pulau selat nasik 
  • Muang Jong yang dilakukan oleh Suku Laut (suku Sawang) 
Selain itu Juga ada masih banyak hiburan kesenian yang sering ditampilkan seperti Beripat, Campak, Maras Taun, Nimong, Mancing Beluko, Ngemping Padi, Ngelangan (cari Kerang), dan lain-lain. Keseimbangan antara kategori budaya ini membuat hubungan masyarakat semakin erat satu dengan yang lainnya. 

Sumber : http://disparekraf.belitungkab.go.id

Posting Komentar Blogger

 
Top